"Dunia berjalan seolah tak peduli. Sementara langkah-langkah kecil itu terus berusaha berdiri. Ada jiwa yang menyimpan hujan di dadanya, menatap jendela senja bukan untuk menikmati cahaya. Melainkan untuk mencari arti dari kepergian yang tak pernah di jelaskan . Segalanya tampak biasa, namun di dalam diri, ada reruntuhan yang tak terlihat. berisik, namun sunyi. Ia tersenyum, bukan karena bahagia, tapi karna lelah menjelaskan betapa sesaknya hidup dalam sepi yang tak kunjung reda."
~02:216
Tidak ada komentar:
Posting Komentar