Rindu ini bukan lagi desir angin yang malu-malu, tapi badai yang tak henti mencari jejakmu di tiap waktu. Ia tumbuh dari senyap, menyala tanpa suara, membakar langit malam tanpa perlu nyala cahaya.
jarak hanya angka dalam takdir, namun rasa....adalah langit yang tak pernah tahu cara jatuh ke bumi. Dan aku, terus menggenggam namamu dalam diam. Selayaknya laut yang menyembunyikan gelora di balik tenangnya ombak.
~02:216
Tidak ada komentar:
Posting Komentar