Langsung ke konten utama

02:216

 Rindu ini bukan lagi desir angin yang malu-malu, tapi badai yang tak henti mencari jejakmu di tiap waktu. Ia tumbuh dari senyap, menyala tanpa suara, membakar langit malam tanpa perlu nyala cahaya.

jarak hanya angka dalam takdir, namun rasa....adalah langit yang tak pernah tahu cara jatuh ke bumi. Dan aku, terus menggenggam namamu dalam diam. Selayaknya laut yang menyembunyikan gelora di balik tenangnya ombak.

~02:216

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumah Kecil dan Badainya

Rumah Kecil dan Badainya. oleh : Puspa Sendu Press enter or click to view image in full size Ada satu bagian yang terus terngiang di pikiranku: “Padahal ia juga ingin ada yang menahannya.” Aku membayangkan sebuah rumah kecil di tengah pedesaan. Dikelilingi rerumputan hijau, bunga-bunga liar, dan pepohonan yang bergoyang pelan ketika angin datang. Dari luar, rumah itu terlihat sederhana dan tenang. Jendelanya memancarkan cahaya kuning yang hangat, seolah selalu ada tempat untuk pulang. Namun, sesekali badai datang.  Angin mengguncang jendelanya. Hujan mengetuk atapnya tanpa henti. Pepohonan di sekitarnya membungkuk, dan rumah itu berusaha bertahan menghadapi semuanya. Badai itu akhirnya berlalu.  Rumah itu kembali diam. Atapnya masih berdiri, jendelanya kembali tenang, dan cahaya hangatnya masih menyala. Orang-orang yang melihatnya mungkin akan berkata, “Rumah itu kuat sekali. Lihat, badai sebesar itu pun bisa dilewatinya sendiri.” Namun, mungkin tak banyak yang menyadari bahwa...

Kamu, Adalah Musim Semi.

  Kamu, Adalah Musim Semi. oleh : Puspa Sendu Seperti pagi yang diselimuti cahaya matahari lembut, udara yang sejuk, dan bunga-bunga kecil yang tumbuh di antara rerumputan. Bukan musim yang selalu sempurna, tetapi musim yang membuat orang percaya bahwa sesuatu yang indah masih bisa tumbuh. “She is spring — not because she is always blooming, but because even after difficult seasons, she still carries the possibility of becoming something beautiful.” 🌷 Artinya: “Dia adalah musim semi — bukan karena dia selalu bermekaran, melainkan karena bahkan setelah melewati musim-musim yang sulit, dia masih menyimpan kemungkinan untuk tumbuh menjadi sesuatu yang indah.” Kamu tidak harus selalu mekar untuk bisa disebut musim semi. Bahkan ketika kamu sedang beristirahat dan belum tahu akan tumbuh ke arah mana, kamu tetap berharga. 22/10/2026