Untuk Rumah Kecil.
oleh : Puspa Sendu

Maaf jika selama ini semua orang hanya memuji betapa kuatnya kamu berdiri, tanpa pernah bertanya seberapa kencang angin yang harus kamu hadapi.
Maaf jika karena kamu selalu berhasil bertahan, mereka lupa bahwa kamu juga bisa merasa takut.
Kamu tidak harus selalu menjadi tempat berteduh. Kamu juga boleh mencari tempat berlindung.
Kamu tidak harus selalu menyalakan lampu untuk orang lain. Kamu juga boleh duduk dalam cahaya yang diberikan seseorang kepadamu.
Dan ketika badai berikutnya datang, semoga kamu tidak hanya menemukan kekuatan untuk bertahan, tetapi juga keberanian untuk membuka pintu dan berkata, “Aku sedang tidak baik-baik saja. Bisakah kamu menemaniku sebentar?”
Sebab rumah yang hangat pun berhak merasakan kehangatan.
Dan kamu tidak harus menunggu sampai badai mereda untuk layak ditemani.
Komentar
Posting Komentar